Berpuasa? Senior Masih Tetap Bisa!

//Berpuasa? Senior Masih Tetap Bisa!

Berpuasa? Senior Masih Tetap Bisa!

Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana para umat muslim melakukan puasa. Tetapi ada beberapa orang khususnya pada orang tua atau lansia takut melakukan puasa atau bahkan dilarang oleh anaknya untuk melakukan puasa karena alasan kesehatan. Sebenarnya lansia tetap diperbolehkan untuk puasa dan tidak ada batasan usianya, asalkan kondisi tubuhnya sehat dan tidak mempunyai penyakit-penyakit yang membahayakan jika berpuasa. Sebagai contohnya pada orang dengan sirosis hepatis atau sering disebut dengan pengerasan hati, memang tidak dianjurkan untuk berpuasa karena dengan berpuasa dapat menyebabkan gangguan metabolisme di dalam tubuhnya makin parah.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan para lansia agar tetap bisa berpuasa.

  1. Pastikan kondisi tubuh dalam kondisi sehat. Untuk memastikannya dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.
  2. Jika memiliki penyakit kronis yang mengharuskan mengonsumsi obat-obatan terus menerus (kencing manis, darah tinggi, dsb) sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk pengaturan kembali jadwal konsumsi obatnya.
  3. Pada saat berbuka sampai sahur hal yang harus diperhatikan adalah asupan cairan, karena pada lansia mudah terjadi dehidrasi. Pastikan asupan cairan cukup yaitu kurang lebih sekitar 6-8 gelas air.
  4. Perhatikan asupan nutrisi. Disarankan mengonsumsi nutrisi yang lengkap dan seimbang. Yang dimaksud dengan lengkap adalah mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral). Seimbang adalah asupan nutrisi yang masuk sesuai dengan kebutuhan tubuh. Untuk   mempermudah asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang dapat menggunakan patokan tangan seperti di bawah ini:

kompilasi-gambar

Jika asupan nutrisi dirasakan kurang juga dapat dibantu dengan makanan cair  dalam bentuk susu yang                       sudah mengandung nutrisi lengkap.

  1. Pada saat sahur disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat, seperti gandum-ganduman, biji-bijian, buah dan sayuran. Tujuannya adalah supaya rasa kenyangnya lebih tahan lama. Sedangkan pada saat berbuka tidak   disarankan langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, asam, pedas   karena dapat menyebabkan gangguan saluran cerna.
  2. Jika selama berpuasa dirasakan tubuh terjadi perubahan, seperti keringat dingin, lemas, sakit kepala, berkunang-kunang, dsb sebaiknya segera hentikan puasa dan berkonsultasi ke dokter.
  3. Konsumsi Entramix, nutrisi khusus lansia yang bergizi seimbang, tinggi serat serta dilengkapi vitamin dan mineral yang sudah disesuaikan dengan kondisi lansia. Beli Sekarang!

Referensi:

  1. Ramadhan health guide. [Internet]. [cited 2017 June 12nd]. Available from:             https://www2.warwick.ac.uk/services/equalops/resources/a_guide_to_healthy_fas  ting.pdf.
  2. M Anabelle. Fasting Periods in Older Patients Attending a South London Emergency Department. Journal of Nutrition in Gerontology and Geriatrics. 2013;32:59–70.
2017-09-18T09:17:54+00:00 June 20th, 2017|Health Info|